Wakil Ketua Komite I Minta Pembukaan Kembali Jalur Perdagangan Indonesia–Malaysia di Kaltara Dipercepat

DPD RI – Sebagaimana diberitakan sejumlah media massa akhir–akhir ini, kawasan jalur perdagangan Indonesia dengan Malaysia di Kalimantan Utara yang sempat ditutup akibat pandemi Covid–19 akan segera dibuka. 

Sebelumnya, jalur pergerakan orang telah dibuka lebih dahulu setelah selama hampir dua tahun lebih harus ditutup bersamaan dengan jalur perdagangan lintas batas. 

Menanggapi hal tersebut, anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) yang berasal dari daerah pemilihan Provinsi Kalimantan Utara, Fernando Sinaga mengapresiasi rencana tersebut. 

Dalam siaran persnya yang dirilis pada Minggu (10/4/2022), Wakil Ketua Komite I DPD RI meminta rencana dibukanya kembali jalur perdagangan Kaltara dengan Sabah, Malaysia ini dipercepat pada awal–awal bulan April ini.

 

 

“Ramadan dan menjelang Idul Fitri di Kaltara dan Sabah ini bisa menjadi momentum kedua negara untuk kembali aktif dalam perdagangan berbagai komoditi yang akan berdampak pada peningkatan ekonomi dan kesejahteraan warga Kabupaten Nunukan yang ada diperbatasan dengan Sabah”, ujar anggota Badan Sosialisasi MPR RI ini. 

Fernando menambahkan, dengan dibukanya kembali jalur perdagangan Indonesia dengan Malaysia di Provinsi Kaltara, memastikan negara hadir dalam mengelola wilayah perbatasan yang jauh dari pusat kekuasaan dan sulit dijangkau. 

“Kami di DPD RI akan terus mendorong perubahan cara pandang negara dan pemerintah terhadap pengelolaan wilayah perbatasan. Kunci penguatan wilayah perbatasan adalah penguatan ekonomi dan kesejahteraan warga”, tegasnya. (*)