Harga Ikan di Jatim Anjlok, Ketua DPD RI Minta Genjot Peluang Ekspor Produk Olahan Ikan

DPD RI – Dalam kunjungan kerjanya ke Jawa Timur, Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti merespons keluhan nelayan di Pelabuhan Muncar, Banyuwangi, terkait penurunan harga ikan hingga Rp 4.000 per kilogram akibat panen raya.

LaNyalla memberikan dua solusi, yaitu untuk jangka pendek dan jangka panjang.

Pertama, untuk solusi jangka pendek, LaNyalla meminta Pemerintah Provinsi Jawa Timur, khususnya Dinas Kelautan dan Perikanan, untuk meningkatkan jumlah cold storage guna mengatasi masalah penurunan harga ikan.

Sedangkan untuk solusi jangka panjang, LaNyalla menekankan perlunya meningkatkan peluang ekspor produk olahan ikan.

 

 

Menurut LaNyalla, panen raya ikan tidak dapat dihindari, dan jika tidak ditangani dengan baik, akan berdampak pada penurunan pendapatan nelayan secara berulang.

Oleh karena itu, langkah yang lebih baik adalah mengembangkan industri pengolahan ikan, industri pangan berbahan dasar ikan, dan industri rumahan pengolahan ikan yang dapat menampung panen ikan.

LaNyalla menekankan bahwa pemerintah perlu memberikan insentif, kemudahan, dan skema-skema lainnya.

Selain itu, pelatihan untuk industri olahan ikan di tingkat rumahan juga harus diberikan, melibatkan semua stakeholder, mulai dari pemerintah, dinas terkait, hingga pengusaha di KADIN.

Setelah industri pengolahan ikan memadai, harus disiapkan pasar yang cukup luas, baik di dalam maupun di luar Jawa Timur, termasuk peningkatan peluang ekspor produk olahan ikan dengan kerja sama antara BUMN dan kedutaan-kedutaan Indonesia di luar negeri. (*)